Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis L)
1.
Nama
Tanaman
·
Sumatera : Bungong roja (Aceh),
Bunga-bunga (Batak Karo), Soma Soma (Nias), Bekeju (Mentawai)
·
Jawa : Kembang sepatu (Betawi),
Kembang wera (Sunda),Kembang sepatu (Jawa Tengah), Bunga Rebong (Madura)
·
Bali : Waribang
·
Nusa Tenggara : Embuhanga (Sangir),
Bunga cepatu (Timor)
·
Sulawesi : Ulange (Gorontalo),
Kulango (Buol), Bunga sepatu (Makasar), Bunga bisu (Bugis)
·
Maluku : Ubu-ubu (Ternate), Bala
bunga (Tidore).
2.
Klasifikasi
Kingdom
: Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Malvales
Famili : Malvaceae
Genus : Hibiscus
Spesies : Hibiscus rosa sinensis L.
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Malvales
Famili : Malvaceae
Genus : Hibiscus
Spesies : Hibiscus rosa sinensis L.
3.
Morfologi
tanaman

Hibitus
: Perdu, tahunan, tegak, tinggi ± 3 m.
·
Batang
(caulis) : Bulat (teres), berkayu (lignosus), keras, tegak lurus (erectus) diameter ± 9 cm, masih muda
ungu setelah tua putih kotor.
·
Daun
(Folium)
a. Tunggal,
b. Bangun ( circumscriptio ) = Bagian terlebar terdapat di bawah helaian daun.
c. Bentuk daun = Bangun Bulat Telur ( ovatus )
d. Susunan Tulangnya (nervatio) = Menyirip (penninervis )
e. Tepi ( margo ) = beringgit ( crenatus )
f.
Ujung
( apex ) = runcing ( acutus ),
g. Pangkal ( basis ) = tumpul ( obtutus
)
h. Panjang 10-16 cm, lebar 5-11 cm,
i.
Warna
= hijau muda.
·
Bunga
( flos ): Tunggal, bentuk terompet ( hypocrateriformis ) , di ketiak daun ( braktea ), kelopak bentuk lonceng,
berbagi lima, hijau kekuningan, mahkota (corolla)
terdiri dari lima belas sampai dua puluh daun mahkota, merah muda, benang sari
(androecium) banyak, tangkai sari
merah, kepala sari kuning, putik (ginaecium)
bentuk tabung, merah. Bunga sepatu termasuk bangsa malvales, mempunyai ciri
khas yaitu terdapatnya ‘columna’, yaitu bagian bunga yang terdiri dari
pelekatan bagian bawah tangkai sarinya membentuk badan yang menyelubungi putik
dan bagian pangkalnya berlekatan dengan pangkal daun – daun mahkota, sehingga
bila mahkota bunga ditarik keseluruhannya akan terlepas dari bunga bersama –
sama dengan benang – benang sari dengan meninggalkan kelopak dan bakal buah
saja. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa bunga sepatu memiliki rumus bunga ♀*K
(( 5) + 6), C5, A(∽), G5. Artinya bunga sepatu merupakan bunga banci, yaitu pada
bunganya terdapat puitk dan benang sari. Bersimetri banyak (actinomorph), dan mempunyai 5 buah
kelopak utama yang saling berlekatan dan dilengkap dengan daun pelindung /
kelopak tambahan sebanyak 6 buah yang tidak saling berlekatan, 5 buah mahkota
bunga yang juga tidak berlekatan. Bengan sarinya sangat banyak dan saling berlekatan.
·
Buah
( fructus
) : Kecil, lonjong, diameter ± 4 mm, masih muda putih setelah tua coklat.
·
Biji
( semen ): Pipih, putih.
·
Akar
( radix ) : Tunggang ( radix primaria ), coklat muda.
4.
Kandungan
Kimia
Daun, bunga, dan akar Hibiscus rosa sinensis mengandung flavonoida. Di samping itu daunnnya juga mengandung saponin dan polifenol, bunga mengandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin, saponin, skopoletin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C.
Daun, bunga, dan akar Hibiscus rosa sinensis mengandung flavonoida. Di samping itu daunnnya juga mengandung saponin dan polifenol, bunga mengandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin, saponin, skopoletin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C.
5.
Kegunaan
dan khasiat
Daun H. rosa sinensis berkhasiat sebagai obat demam pada anak-anak, obat batuk, dan obat sariawan. Daun Hibiscus rosasinensis berkhasiat sebagai obat demam pada anak-anak, obat batuk, dan obat sariawan. Oleh masyarakat Nigeria, daun H. rosasinensis digunakan sebagai penambah vitalitas pria (aprodisiaka). Dada et al., 2007, membuktikan bahwa ekstrak etanolik daun tanaman ini memberikan efek anabolik dengan ditandai adanya peningkatan berat badan tikus (22 %) serta bobot testis, epididymis, seminal vesicle dan prostate. Ekstrak etanolik bunga tanaman ini juga dilaporkandapat menurunkan kadar kolesterol darah total dan serum trigliserida (20-30 %) serta meningkatkan level HDL hingga 12 % dan menurunkan kadar gula darah (Sachdewa A, and Khemani LD., 2003).
Daun H. rosa sinensis berkhasiat sebagai obat demam pada anak-anak, obat batuk, dan obat sariawan. Daun Hibiscus rosasinensis berkhasiat sebagai obat demam pada anak-anak, obat batuk, dan obat sariawan. Oleh masyarakat Nigeria, daun H. rosasinensis digunakan sebagai penambah vitalitas pria (aprodisiaka). Dada et al., 2007, membuktikan bahwa ekstrak etanolik daun tanaman ini memberikan efek anabolik dengan ditandai adanya peningkatan berat badan tikus (22 %) serta bobot testis, epididymis, seminal vesicle dan prostate. Ekstrak etanolik bunga tanaman ini juga dilaporkandapat menurunkan kadar kolesterol darah total dan serum trigliserida (20-30 %) serta meningkatkan level HDL hingga 12 % dan menurunkan kadar gula darah (Sachdewa A, and Khemani LD., 2003).


1 komentar:
Daun, bunga, dan akar Hibiscus rosa sinensis mengandung flavonoida. Di samping itu daunnnya juga mengandung saponin dan polifenol, bunga mengandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin, saponin, skopoletin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C.
kayak teh gelas deh!! mengandung plifenol :p
Posting Komentar